Minggu, 11 November 2012

Indikasi Mahasiswa IAIN Ambon Diperkosa


Sangat ironis jika seorang mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon menjadi korban pemerkosaan.dikatakan ironis karena mahasiswi IAIN merupakan simbol kekuatan muslimah bagi ummat Islam di Maluku.jika sudah tidak ada lagi perlindungan hukum terhadap keperempuanan khususnya muslimah Maluku, maka martabat perempuan terinjak.

Korban berinisial NK diduga diperkosa dan dianiaya JW, sopir angkot IAIN Ambon dengan nomor seri polisi  DE2072AU hingga korban tidak sadarkan diri dan kini masih dalam perawatan medis.

NK adalah seorang mahasiswi IAIN yang saat ini mempersiapkan dirinya untuk ujian komprehensif. Namun, betapa malang nasipnya gadis Gorom ini terpaksa terbaring di rumah sakit.

Ada keterangan dari Ibu korban bahwa korban keluar rumah malam itu untuk mengejar dosen agar mendapatkan nilainya. 

“ NK keluar rumah untuk kejar dosen agar dapat memperbaiki nilainya dan waktu pulang dari kota NK menumpang mobil angkot jurusan IAIN  itu dan tidak ada seorang penumpang dengannya. Pelaku sengaja tidak mau ambil penumpang, dan mempercepatkan kendaraannya, lalu ada orang melihat NK jatu dari mobil dan sopir dikejar dan berhasil ditangkap polisi,” jelas Ibu korban saat ditemui di Rumah Sakit Umum Haulussi (Kodamati) Ambon, Sabtu (10/11).

Menurut Ibu korban, sopir sudah punya rencana jahat terhadap anaknya. “ inikan mobil angkot kenapa dia tidak mau ambil penumpang dan anak saya sendiri di dalam, ini pasti ada niat yang tidak baik terhadap anak saya,” tegas dia.
“Anak saya waktu ditemukan sudah dalam keadaan tidak sadar dan masih terbaring seperti ini, belum sadar juga,” kata ibu korban.

Tampak di bola mata sang ibu berkaca-kaca, suaranya pelan dan isak tangis sempat terdengar, para pengunjung yang nota bene Mahasiswa IAIN bertadatangan. Rasa luka yang amat dalam menyelimuti keluarga korban.

Ketika rombangan IAIN yang dipimpin Akas Koletlena mendatangi kantor polres Ambon untuk menanyakan kejadian dan memastikan perlindungan hukum, ditemui AKP Joko, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Polres Ambon. Dalam pertemuannya Joko mengatakan pihaknya sedang mempelajari kasus ini dan sementara pelaku masih ditahan di polres Ambon.

“ Kami belum bisa memastikan apakah ini korban pemerkosaan atau tidak karena tidak ada saksi dalam perkara ini,” tegas joko.

“ kami baru mendapatkan keterangan dari pelaku dan kami masih menunggu keterangan dari korban,”katanya.

Sejalan dengan permasalahan itu keluarga besar IAIN Ambon tidak akan tinggal diam khususnya mahasiswa gerakan IAIN. Mereka akan turun ke jalan melakukan  aksi unjuk rasa dan ada komverensi pers terkait kasus ini. Aksi yang direncanakan adalah hari senin 12 November 2012 mendatang.(AR)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.