Minggu, 04 Desember 2011

Karena Fokus Pada Kuliah dan Karir Indah Menundah Masa Pacaran


Jakarta, Indowarta
Sebagai fitra, manusia yang diciptakan secara berpasang-pasangan itu berbeda jenis laki-laki dan perempuan itu sangat membutuhkan pasangan hidupnya. Masa pubertas yang dialami anak-anak yang mengenal tidak mungkin hidup sendirian, namun diantara manusia yang arti cinta merasa indahnya hidup itu jikalau ada sang kekasih yang menemaninya. Namun hal itu terasa lain yang diakui seorang gadis nan cantik.
“Saya belum mau berpacaran karena masih fokus pada kuliah dan meningkatkan karir saya sebagai seorang selebritis. Agar kuliah saya bisa mendapatkan nilai yang baik dan meraih prestasi yang memuaskan, juga sukses di dunia selebtitis,” kata Indah Aprialin Sari saat ditemui Indowarta di lokasi shooting Bambu Apus, Jakarta Timur ketika dia berperan sebagai wanita cantik dalam sinetron “Satria” Produksi Multivision Plus, Minggu (4/12/2011).
Darah cantik kelahiran Bogor 14 April 1992 itu mengakui, dunia sinetron itu sesuatu yang sangat asik dan menggiurkan. Apalagi terlihat kerja sama yang baik antara sutradara dan crew film.
“ Ya sebagai pencinta seni peran atau acting saya mengakui memang selama ini belum ada kesalahan fatal dari crew, karena ada kerja sama yang baik antara crew dan sutradara, sehingga benar-benar berjalan baik dan professional,” tegasnya.
Lebih lanjut, buah hati dari pasangan Yuliono Purwatno dengan Badriah keduanya asal Jawa Tengah ini mengaku, dirinya terjun di dunia selebritis itu semenjak dia duduk di bangku SMA kelas tiga.
“ Saya pertama kali terjun di dunia selebritis itu semenjak saya duduk di bangku SMA kelas tiga dan sudah banyak sinetron yang saya ikut berperan, diantaranya adalah Sinetron Islam KTP, Putih Abu-abu, Janji Cinta Aisa dan Satria yang sekarang saya berperan sebagai wanita cantik ini,”ulasnya.
Mahasiswi semester satu Universitas Pembangunan Nasional “Veteran) mengaku dirinya pertama kali mengenal dunia acting dan mahir ber-acting itu semenjak dia bergabung di Young Art Menagement Talent yang dibawa pimpinan Heri Fansuri.
Young Art Menagement Talent ini bekerja sama dengan PH Multivision Plus, PH Screenplay production dan beberapa production house iklan lainnya.(Adam)
                                                                                    

Kamis, 24 November 2011

Pembukaan Acara Pelatihan Jurnalis Pemuda


SAMBUTAN KETUA UMUM LAPD (ADAM RUMBARU)
PADA ACARA PEMBUKAAN PELATIHAN JURNALIST PRAKTIS PEMUDA
AULA KEMENTERIAN AGAMA DKI JAKARTA 19-20 NOVEMBER 2011

Assalamualaikum Wr. Wb
Puji syukur kami sampaikan kehadirat  Allah Subuhanallahu Wataalah, atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya, sehingga pada hari ini kita semua  dapat berkumpul untuk melaksanakan kegiatan Pelatihan Jurnalist Pemuda.

Yang terhormat : Bapak Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI
Yang terhormat Kakanwil Kementerian Agama DKI Jakarta
Yang terhormat Bapak lurah Tanjung Barat
Hadirin serta undangan yang dirahmati Allah SWT.

Kami keluarga besar Lembaga Analisa Pengembangan Demokrasi (LAPD)  mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak /Ibu di Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI yang telah membuka kesempatan kerja sama dengan kami Lembaga Analisa Pengembangan Demokrasi dalam program pelatihan jurnalist. Terimakasi kepada tamu serta undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir di tempat ini. Tak lupa pula terima kasi kami Pengurus LAPD kepada teman-teman panitia yang telah bekerja keras dan ada kekompakannya sehingga dari kebersamaannya itu bisa terlaksa kegiatan pelatihan jurnalist ini.

Bapak/ibu hadirin yang kami hormati
Kegiatan pelatihan jurnalist yang kami laksanakan ini atas dasar kerja sama antara kami Lembaga Analisa Pengembangan Demokrasi dengan Kementerian Negara Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia. Tentunya Kami pemuda merasa bangga dan bahagia bila diperhatihan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI. Karena di kementerian yang satu inilah kami pemuda mengembangkan kreatifitas kami. Dan kebetulan kegiatan yang kami laksanakan ini adalah pelatihan jurnalis maka kami melibatkan satu instansi pemerintah terkait dengan kegiatan ini yaitu Kementerian Komunikasi dan Informasi bidang kemitraan, dan beberapa media besar yakni TVRI, Antara, Metrotv, Republika, dan beberapa wartawan senior sebagai narasumber untuk mentranformasikan ilmu pengetahuan kepada peserta pemula yang notabene berasal dari kampus dan SMU se- DKI Jakarta sebanyak 100 orang peserta.

Bapak/Ibu Saudara/I yang kami hormati
Perkenangkanlah kami LAPD melaksanakan kegiatan ini sebagai upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang-undang Dasar 1945 alenia ke empat. Karena dengan pelatihan jurnalist ini tentu kita semua menaruh harapan untuk melahirkan generasi muda khususnya yang bergerak di bidang jurnalis atau pers menjadi terampil dan kemudian mengembangkan dirinya di berbagai media sebagai pekerja wartawan profesional. Ada sebuah istilah yang kami dapatkan bahwa ilmu pengetahuan pada diri manusia berfungsi untuk menyelesaikan permasalahannya dan kemudian akhlak atau moral yang baik pada diri manusia itu berfungsi untuk memperindahkan hubungan manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Bapak/ ibu hadirin yang berbahagia
Dalam sebuah demokrasi, jurnalis atau pers adalah merupakan pilar penting demokrasi, dia menduduki urutan ke empat setelah yudikatif, eksekutif dan legislative, maka pantas saja bahwa peran aktif media massa turut mewarnai perjalanan demokrasi di Indonesia. Selain itu media massa juga ikut berperan dalam perkembangan dan atau perubahan pola tingka laku masyarakat. Pekerjaan jurnalis adalah pekerjaan yang sangat mulia karena tidak bedah jauhnya dengan alim ulamah karena sama dalam hal penyiar. Kalau media massa menyiarkan berita dan alim ulama ustad, kiyai atau pendeta menyiarkan pesan-pesan agamanya. Keduanya punya tujuan agar masyarakat mendapatkan informasi yang baru. Tapi yang akurat, tajam dan terpercaya hanyalah melalui media massa. Oleh karena itu saya ingatkan para peserta pelatihan jurnalist ini dapat mengikutinya dengan serius. Karena apalagi narasumbernya yang memiliki kapabilitas yang sudah tidak diragukan lagi.

Sekian dari kami, mohon maaf bila ada kekurangan dan kesalahan dari kami. Akhiruulkalam kami sampaikan Wabillahitaufik Wal Hidayah wassalamualaikum wr.wb

Kamis, 27 Oktober 2011

Adam Bersama Para Pemain Tari Shawat

Tarian Sawat adalah salah satu tarian adat yang terdapat di Provinsi Maluku. Tarian ini biasanya digunakan misalnya mengantar atau menyambut para tamu terhormat, pernikahan, Khitanan, dan lain-lain, khususnya bernuasa Islam.





LSM Desak Antam Bayar Tanah Masyarakat Bantar Karet


Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Indonesia mendesak PT.Aneka Tambang (ANTAM) Tbk, untuk segera membayar tanah milik masyarakat Bantar Karet,Kecamatan Nanggung,Bogor, Jawa Barat yang saat ini sedang digunakan PT ANTAM,Tbk untuk akses jalan menuju pertambangan emas yang ada di Nanggung,Bogor. 

"Kami LSM Aliansi Indonesia bersama masyarakat Bantar Karet,Nanggung,Bogor meminta PT. ANTAM,Tbk, agar secepatnya membayar tanah milik masyarakat Bantar Karet,Nanggung," Hal itu dikatakan H.Djoni Lubis,SH,Ketua Umum DPP.LSM Aliansi Indonesia kepada wartawan di sela-sela aksi unjuk rasa LSM Aliansi Indonesia di depan gedung PT.ANTAM,Jl. TB.Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (15/9).

Pada hal, lanjut Djoni, Sebanyak 75 KK warga Desa Bantar Karet, Kecamatan,Nanggung,Kabupaten Bogor semenjak tahun 1991 sampai tahun 2011 ini memperjuangkan hak-haknya. Namun, PT. ANTAM,Tbk, belum juga melakukan pembayaran.

Djoni mengaku, LSM dimana dirinya pimpin itu turut merasakan penderitaan sebagaimana yang dialami masyarakat Bantar Karet.

"Kami ikut merasakan penderitaan yang dialami warga masyarakat Bantar Karet yang hak tanahnya belum dibayar PT.ANTAM,Tbk, sehingga hari ini kami bersama 75 KK Bantar Karet melakukan aksi di depan gedung Antam ini gunanya mendesak PT.ANTAM,Tbk mempercepat pembayaran tanah milik warga," tuturnya.

Lebih lanjut,orang nomor satu di LSM Aliansi Indonesia itu mengungkapkan, bahwa pihaknya telah melakukan pendataan terhadap warga masyarakat Bantar Karet secara benar yang tanahnya digunakan PT. ANTAM,Tbk untuk pertambangan emas.

Selain itu LSM Aliansi Indonesia juga sudah membuat pendataan dan telah menyampaikan data yang akurat kepada Direktur Utama PT.ANTAM,Tbk yang berhak untuk dibayar. Sebagai tanggung jawab dan kepedulian LSM Aliansi Indonesia atas permasalahan ini.

"Kami akan terus bergerak memperjuangkan hak warga masyarakat Banter Karet sampai tuntas,tuntutan ini akan kami sampaikan kepada semua pihak termasuk DPR dan Presiden," tegas Djoni.

"Kami meminta agar PT.ANTAM,Tbk dalam waktu 3x24 jam segera membayar lunas hak tanah warga masyarakat Bantar Karet demi menjunjung tinggi nilai keadilan dan kebenaran," pintanya. (Adam)
Top of Form
Bottom of Form

Anjungan Sumsel Gelar Pegalaran Seni dan Budaya


Indonesia sebagai daerah yang sarat dengan kekayaan alam disamping juga memiliki aneka ragam suku dan budaya yang masing-masing memiliki adat istiadat tersendiri.

Adat dan budaya daerah-daerah di Indonesia itu dikemas dalam kegiatan seni dan budaya yang mencitrakan adat budaya daerah setempat.

Terkait adanya kegiatan yang bernuansa seni dan budaya itu,Anjungan Sumatera Selatan (Sumsel) Taman Mini Indonesia Indah (TMII)menyelenggarakan Pegalaran Seni tari dan Budaya. Pegalaran itu dilaksanakan untuk mempromosikan seni tari dan kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan.

" Kami menggelar kegiatan berbagai seni tari dan kebudayaan ini dengan tujuan mempromosikan seluruh seni dan budaya Sumatera Selatan," kata Hendra Patinama,Muli Mekranai (Abang Noni) di Anjungan Sumatera Selatan,belum lama ini.

Menurut Hendra,pegalaran seni dan budaya itu sangat penting untuk dilaksanakan agar generasi masa kini dan yang akan datang tidak kehilangan seni dan nilai-nilai budaya daerah dimana mereka dilahirkan.

" Pegalaran seni tari dan budaya yang dapat kami promosikan pada hari ini adalah,tari penyambutan, tari tombak,tari tekungkung (tari rajam),"sebutnya.

Mulai dari pukul 08.00 wib, tampak masyarakat pengunjung TMII berbondong-bondong memadati anjungan Sumsel guna menyaksikan pegalaran tersebut.

Selain dari peragaan seni tari,juga Terdapat rangkaian lagu khas daerah Sumatera Selatan yang turut menambah maraknya acara itu sehingga masyarakat pengunjung benar-benar merasa terhibur.(Adam)

Rabu, 04 Mei 2011

Tangkap dan Adili Dirut PT.Pelindo II Kasus Alat Bongkar Muat Kontener

Forsir Gelar Aksi Unjuk Rasa Di Depan Gedung KPK



Jakarta, 

Kurang lebih seratus orang yang bergabung dalam Forum Solusi Indonesia Raya (FORSIR) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aksi yang mereka gelar itu menuntut agar Presiden dan KPK segera menangkap dan mengadili Direktur Utama PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II karena terkait penyalagunaan wewenang pada tender 3 (tiga) unit alat bongkar muat kontener / Quay Container Crana (QCC).

“ Kami meminta presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Komisi Pemberantasan Korupsi segera menangkap Direktur Utama PT. Pelindo II (RJ.Lino), dan juga terlibat Direktur Operasi dan Teknik PT. Pelindo II (Persero), Ir Ferialdy Nurlan, Kepala Biro Pengadaan PT. Pelindo II, Ir. Wahyu Hardianto.terkait kasus  penyalagunaan wewenang pada tender tiga unit alat bongkar muat kontener / Quay Container Crana (QCC) yakni  Cabang Pelabuhan Panjang, Palembang dan Pontianak,” Kata koordinator aksi, Adam Rumbaru kepada wartawan, di gedung KPK, Jl. Rasuna Sahid, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Menurut Adam, Penyalagunaan wewenang oleh PT. Pelindo II adalah merupakan  perbuatan melawan hukum, maka segera ditindak tegas karena telah merugikan keuangan negara. 

Dia menduga,  kerugian PT. Pelindo II/Negara dari praktek  penggelembungan harga (Mark Up) pengadaan 3 (tiga) unit Pengadaan Alat Bongkar Muat Kontener/Quay Container Crana (QCC) tersebut adalah sebesar USD.9,207,235,00 ( Sembilan juta dua ratus tujuh ribu dua ratus tiga puluh lima USD atau Rp. 82.865.115.000 (Delapan puluh dua milyar delapan ratus enam puluh lima juta seratus lima belas ribu rupiah.

Sebelumnya, lanjut Adam, PT. Pelindo II telah diketahui telah melakukan berbagai pelanggaran yang antara lain adalah sebagai berikut : Pertama,  Pelanggaran  terhadap Undang-Undang BUMN No. 19/2003. Kedua, Keputusan No. 117/M-MBU/2002 tentang penerapan praktek Good Corporate Qovernance. Ketiga, Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor PER-05/MBU/2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa BUMN Tanggal 3 September 2008. Dan keempat adalah Surat Keputusan Direksi PT. Pelindo II jo Surat Keputusan Direksi PT. Pelindo II  (persero) Nomor HK.566/1/16/Pi.ii-10 tanggal 17 Maret 2010 tentang penyempurnaan Surat Keputusan Direksi Nomor HK.56/5/10/PI.II-09, tanggal 9 September 2009.

Aksi unjuk rasa yang digelar Forum Solusi Indonesia Raya sempat membuat macet jalannya lalu lintas yang  begitu terlihat pada  kendaraan yang melintas di Jl. Rasuna Sahid, Jakarta Selatan di mana aksi dilakukan. Dan aksi tersebut disambut baik oleh pihak KPK, empat orang perwakilan dari mereka ditemui oleh bagian pengaduan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Aksi unjuk rasa Forsir disertai dengan empat tuntutan adalah pertama. KPK Segera mengusut tuntas kasus penyalagunaan wewenang di PT. Pelindo II. Kedua, Kami minta kepada pemerintah Presiden SBY untuk segera mencopot Ir. RJ. Lino dari jabatannya selaku Dirut PT.. Pelindo II. Ketiga, KPK segera menahan Direktur Utama PT. Pelindo II,.RJ. Lino, dan juga terlibat Direktur Operasi dan Teknik PT. Pelindo II (Persero), Ir. Ir Ferialdy Nurlan, Kepala Biro Pengadaan PT. Pelindo II, Ir. Wahyu Hardianto. Keempat, Pelabuhan Indonesia adalah gerbang ekonomi bangsa, maka harus bersih dan bebas dari penyalagunaan wewenang serta tindak pidana korupsi.